Kamis, 29 Juni 2017

Penasaran Dengan Ukuran Mr "P" Anda......Ini Faktor Penentunya!!!





Gaya hidup modern

Gaya hidup masyarakat modern pada saat ini sering kali menciptakan tren di masyarakat luas. Penggunaan celana misalnya, jenis-jenis celana dengan bentuknya yang ketat lebih banyak diminati oleh banyak orang.

Namun siapa sangka bahwa penggunaan celana ketat semacam ini justru akan mempengaruhi perkembangan pada penis atau alat vital pria.

Hindari penggunaan celana dalam yang terlalu ketat, karena hal ini akan mempengaruhi peredaran darah di sekitar penis. Aliran darah yang baik akan mengisi penis ketika ereksi. Jika terdapat sumbatan, maka ukuran penis akan tidak maksimal. Selain itu, merokok juga dapat merusak pembuluh darah di sekitar penis sehingga menghambat peredarah darah. Di samping itu, rokok juga merusak elastin yang berperan penting saat ereksi. 

Peringatan tertulis yang menjelaskan larangan penggunaan celana ketat mungkin tidak pernah Anda temui pada saat ini, namun peringatan semacam ini pada dasarnya adalah hal yang beralasan.

Sementara itu, rekomendasi akan batasan dalam mempergunakan celana ketat juga menjadi salah satu hal yang cukup beralasan sebab rekomendasi semacam itu akan membatu mengoptimalkan perkembangkan alat vital atau penis.

Genetik

Genetik merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi atau diubah. Perlu diketahui bahwa faktor genetik ini berasal dari kedua belah pihak, yaitu ayah dan ibu atau campuran keduanya. Namun hal ini tidak dapat menjamin hal tersebut, karena banyak faktor lain yang mempengaruhi ukuran penis itu sendiri.


Etnik atau Ras

Ukuran Penis bervariasi berdasarkan etnik. Penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa penis terpendek dimiliki populasi pria di Asia Timur dan Tenggara, sedangkan yang terpanjang ditemukan di Amerika Selatan seperti Venezuela dan Kolombia serta negara-negara Afrika seperti Sudan.


Hormon

Hormon yang bertanggung jawab dalam menentukan ukuran penis adalah hormon testosteron. Ereksi terjadi ketika pembuluh darah di sekitar penis terisi oleh darah. Testosteron dipercaya meningkatkan volume darah, sehingga ukuran penis dapat meningkat sementara saat ereksi karena banyaknya volume darah yang mengisi pembuluh darah sekitar penis.


Suplemen penambah stamina

Beberapa suplemen dipercaya efektif menambah ukuran dengan meningkatkan aliran darah di penis dan produksi homron testosteron. Salah satu contoh suplemen yang dipercaya mampu meningkatkan ukuran penis adalah omega-3. Namun Anda harus berhati-hati dalam memilih suplemen, karena banyak yang berbahaya bagi kesehatan.


Faktor makanan

Sejauh ini Anda lebih mengenal bahwa nasi adalah salah satu jenis makanan pokok bagi orang-orang Asia, khususnya di negara Indonesia. Ketika seorang anak masih dalam masa-masa pertumbuhan, secara keseluruhan mereka membutuhkan makan yang memiliki banyak kandungan protein.

Dari kebanyakan anak-anak di negara Asia khususnya di Indonesia, secara umum kebutuhan makanan seorang anak lebih banyak disuplai oleh makanan yang mengandung banyak karbohidrat, di sinilah letak kesalahan orang-orang Asia dalam membesarkan anak sehingga ada perbedaan pertumbuhan antara anak-anak Asia dengan Eropa.

Di negara Asia kebutuhan akan nasi sangat diprioritaskan oleh masyarakatnya. Nasi sendiri merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki banyak kandungan karbohidrat yang cukup tinggi.

Pola konsumsi makanan yang tidak seimbang pada dasarnya dapat menghambat penyerapan zinc di dalam tubuh.

Sementara itu, akibat penyerapan zinc yang terjadi maka pada akhirnya alat vital atau penis akan mendapati dampaknya yakni tidak adanya perkembangan yang intensif sehingga perkembangan yang seharusnya terjadi secara optimal akan terhambat akibat adanya kandungan unsur yang terkandung di dalam nasi yang setiap harinya sering dikonsumsinya.


Konsumsi makanan bergizi dipercaya dapat memperlebar pembuluh darah, sehingga dapat menambah ukuran penis. Contoh makanan yang dapat memperlebar pembuluh darah adalah brokoli, kentang, tomat, wortel, salmon, telur, susu, tuna dan hati. Di samping itu, makanan yang mengandung vitamin E, zink dan selenium dipercaya mampu meningkatkan kesehatan reproduksi pria. Makanan kaya serat juga penting untuk mengurangi timbunan lemak yang menghambat pembuluh darah di daerah penis.

Memiliki ukuran alat vital yang sempurna merupakan harapan bagi banyak pria. Adanya kepercayaan diri yang tinggi dengan diimbangi alat vital yang sempurna akan menjamin kesempurnaan kebahagiaan Anda dapat pasangan. 

Selain faktor di atas, ternyata juga ada faktor lain yang membuat ukuran penis berkurang, salah satunya adalah faktor usia, semakin tua maka ukuran penis anda akan berkurang karena kulit yang mengkerut dan pasokan darah yang berkurang ke penis

Info dan Pendaftaran
Rumah Khitan Modern Pangkalan Bun
Alamat : Jalan Ahmad Yani Km 40. Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalteng
Dody Ari Wibowo 
WA 081255454988
Email : rumahkhitanmodern@gmail.com
Website : www.rumahkhitanmodern.blogspot.com

Jumat, 14 April 2017

Masa Pubertas / Andropause Bagi Laki-Laki





Pada hakekatnya semua manusia berfikir bahwa masa pubertas bagi pria maupun wanita itu hanya satu kali yakni pada saat mereka menginjak usia remaja sekitar >15 tahun tahun. Pada masa-masa itulah seorang laki-laki manapun di dunia akan merasakan masa pubernya. Biasanya ditandai dengan mimpi basah. Mereka lebih ingin tampil baik dan lebih di hadapan orang lain, bahkan mereka senang berbuat hal-hal yang konyol untuk menarik perhatikan orang alias caper. Jangan senyum-senyum yah saya yakin baik mengaku atau tidak, semuanya pernah merasakan dan melakukannya. Pada masa inilah jerawat mulai muncul di wajah mereka yang gantheng dan manis, pada masa itulah mereka banyak berkaca dan ribut dengan pikiran-pikiran tentang hal-hal yang berbau seks. Mereka mulai melirik wanita-wanita yang cantik, mereka lebih pandai bergaul walaupun kadang ada laki-laki yang pendiam,dalam arti tidak banyak ngomong tapi sebenarnya sama saja pemikiran mereka. 

Pada usia >24 seorang pria akan menggebu-gebu memikirkan seorang pendamping hidup,mau mengaku atau tidak itu yang terjadi pada masa-masa itu. Tapi berhati-hatilah pada umur beranjak 30 tahun dan belum menikah maka keinginan menikah itu akan memudar digantikan dengan pemikiran tentang kerjaan bagaimana, menabung untuk membeli rumah, untuk kebutuhan lainnya. Itu yang terjadi pada masa usia >30 tahun. Jadi jangan menunda menikah yah sebelum umur 30 tahun cepat-cepatlah menikah karena jika tidak,maka rasa menggebu-nggebu untuk menikah akan luntur sedikit demi sedikit

Seperti juga kaum wanita yang kerap mengalami mood swing saat memasuki masa menopause, pria pun begitu. Berkurangnya kadar testosteron dalam tubuhnya kerap membuat seorang pria jadi mudah gelisah dan gampang marah-marah. Perubahan fisik -menjadi botak, perut gendut, otot tidak kencang lagi- juga membuat percaya diri pria menurun. Akibatnya, sebagai istri, mungkin Anda terheran-heran melihat perubahan tersebut. Suami tercinta yang semula kalem, tak banyak omong, dan cenderung tak pedulian, tiba-tiba jadi rewel, nyinyir, dan tukang mengeritik.

"Memang, banyak pria tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka mulai memasuki masa andropause. Biasanya mereka baru merasa khawatir bila hasrat dan kemampuan seksual mereka makin menurun dari waktu ke waktu. Mulai dari kehilangan ereksi di pagi hari, hingga sama sekali tak bisa ereksi lagi. Nah, kalau sudah begitu, baru deh, mereka pontang-panting ke dokter.

Meski begitu, penurunan kadar testosteron pada pria berlangsung perlahan-lahan, tidak seperti penurunan kadar estrogen dan progesteron pada wanita yang berlangsung nyaris drastis. Perbedaan lain: bila wanita sudah memasuki masa menopause, otomatis cadangan sel telurnya juga habis, sehingga tidak bisa hamil lagi meskipun ia menjalani terapi sulih hormon estrogen dan progesteron. Sebaliknya, pria tetap memproduksi sperma, meskipun jumlah dan kualitasnya berkurang -apalagi bila dibantu dengan terapi sulih hormon testosteron- dan tetap bisa menghamili wanita!

Celakanya, kemampuan seksual yang semakin menurun itu tak jarang justru membuat sebagian pria jadi tertantang untuk membuktikan diri bahwa ia masih menarik di mata wanita dan masih jantan di tempat tidur. Apalagi, di usia 50-an, umumnya pria sudah mapan secara ekonomi dan status sosial, sehingga relatif lebih mudah 'mendapatkan' wanita. Makin muda dan cantik wanita tersebut, makin tertantang mereka. Jadi jangan heran bila banyak pria setengah baya mendadak jadi genit, gemar bersolek, dan senang tebar pesona di hadapan wanita. Diberi perhatian sedikit saja oleh wanita, egonya langsung tersanjung.

"Karena itu kemudian muncul istilah puber kedua, puber ketiga, atau pubertas terbalik, yang sebenarnya merupakan istilah lain dari pria-pria yang mulai memasuki masa andropause,"

Selasa, 21 Maret 2017

Kenali Lebih Dalam Tentang Disfungsi Ereksi





Anda mungkin sering mendengar istilah disfungsi ereksi? Mungkin lemah syahwat atau impotensi. Disfungsi ereksi adalah segala bentuk ketidakmampuan alat vital dalam ereksi. Nah, lemah syahwat atau impotensi adalah salah satu diantaranya.
Berasal dari Otak dan fisik

Disfungsi ereksi kerap terjadi karena penyebab yang sederhana, misalnya efek samping dari senyawa yang ada di dalam obat yang sedang Anda konsumsi. Namun, mayoritas kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor-faktor yang kompleks. Untuk itu Anda harus memahami terlebih dahulu bagaimana bisa terjadi disfungsi ereksi.

Pusat pengaturan tubuh berada di dalam system saraf pusat, yakni otak. Bila terjadi gangguan dalam system saraf ini, maka otak tidak dapat memberikan sinyal kapan harus ‘bangun’ ke alat vital Anda. Selain itu, masalah psikologis yang menyerang pikiran Anda juga dapat mengakibatkan dampak yang serupa. Otak, sebagai pusat tubuh, menjadi faktor penting dalam kasus disfungsi  ereksi.

Walaupun otak telah mengirimkan impuls dengan baik, namun Anda tetap berpotensi terkena disfungsi ereksi karena respon fisik yang bermasalah. Biasanya hal ini berkaitan erat dengan aliran darah disekitar alat vital. Bila terjadi masalah seperti penyumbatan, maka aliran darah dapat terganggu dan ereksi tidak dapat terjadi secara maksimal.
Selain itu hal ini juga dipengaruhi oleh sistem hormonal Anda. Testosteron yang dihasilkan kelenjar kelamin akan memancing libido. Bila terjadi gangguan hormon, libido tidak akan maksimal dan terjadi masalah syahwat.
Dapat Dicegah dengan Pola Hidup Sehat

Olahraga yang teratur dan makan makanan bergizi adalah hal-hal sederhana yang dapat bertindak secara maksimal dalam mencegah Anda terkena disfungsi ereksi. Selain itu, jaga pikiran Anda agar tetap tenang, tidur yang cukup dan jangan bekerja berlebihan.

Berbagai pola hidup yang buruk hanya akan memperbesar kemungkinan Anda terkena disfungsi ereksi. Misalnya merokok, minuman beralkohol dan obat-obatan hanya akan merusak sistem saraf Anda dan menyebabkan disfungsi ereksi. Pola hidup yang buruk juga dapat menyebabkan diabetes dan obesitas yang penderitanya kerap terkena disfungsi ereksi.
Bagaimana Mengatasinya

Bila Anda telah terlanjur terserang disfungsi ereksi, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah jangan panik. Coba analisa, kira-kira apa yang menjadi penyebab Anda terkena disfungsi ereksi. Bila hal ini berkaitan dengan gaya hidup, maka sudah saatnya Anda memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat. Pola hidup yang sehat mencegah gangguan terjadi pada otak dan fisik yang dapat berakibat pada disfungsi ereksi.
Diantara disfungsi ereksi yang kerap melanda kaum lelaki adalah ejakulasi dini. Diperkirakan 80%  pria di bawah 40 tahun mengalami masalah ejakulasi dini. Namun Anda jangan khawatir, solusi terbaik yang dapat Anda lakukan adalah mempercayakannya kepada ahlinya. Soalnya banyak muncul produk – produk yang menawarkan solusi untuk masalah – masalah diatas tapi terkadang malah tidak menjadi penyelesaian terhadap masalah itu sendiri.

Jumat, 03 Maret 2017

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi





Berbicara tentang masalah kesehatan reproduksi, artinya berbicara tentang tanggung jawab pada diri sendiri. Berawal dari menjaga kebersihan pada pakaian khususnya celana dalam. 

Ada baiknya celana dalam yang sering dipakai sehari-hari terbuat dari bahan katun dan menggantinya setiap satu kali dalam sehari. Karena celana yang dipakai lebih dari satu hari akan terjadi kelembaban yang dapat menimbulkan bakteri dan penyakit.

Sering-seringlah membersihkan alat reproduksi Anda terlebih jika keluar cairan tertentu. Segera bersihkan alat kelamin dengan air bersih setelah buang hajat seperti BAB dan buang air kecil, Sisa kotoran yang menempel dapat menyebabkan terjadinya iritasi dan infeksi.
Untuk orang dewasa, membersihkan alat reproduksi dapat dilakukan dengan cara mencukur bulu pada alat kelamin (kemaluan). Ini sangat berguna untuk menghilangkan bakteri dan kelembaban pada kemaluan. Bulu yang terlalu panjang dapat membuat area sekitar organ intim menjadi lembab dan banyak bakteri. Maka dari itu, mencukur bulu pada organ reproduksi sangat penting untuk kesehatan reproduksi.

Rawatlah kesehatan reproduksi dengan hal-hal yang baik.

Merawat kesehatan reproduksi bisa dimaulai dengan kebiasaan yang baik. Diantaranya adalah tidak menggunkan alat-alat elektronik di dekat paha seperti handphone, tablet, laptop dan lainya. Gedget atau alat elektronik yang panas dapat mengakibatkan kualitas sperma berkurang. Begitu juga dengan penggunaan celana yang super ketat akan membuat organ reproduksi menjadi panas.

Tanamkanlah prinsip untuk tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Hubungan seks pranikah biasanya dapat terjadi pada lebih dari satu pasangan. Hal inilah yang akan membuat peluang besar terjadinya penularan penyakit kelamin. Apalagi banyak penyakit kelamin saat ini yang sangat berbahaya dan beresiko merusak alat kelamin.

Cara merawat kesehatan organ reproduksi pria

 
Selain sebagai organ penting penis merupakan simbol kejantanan bagi kaum pria, sehingga kesehatannya pun harus selalu dijaga agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam menjaga dan merawat organ reproduksinya terkadang sering diabaikan oleh para pria, sehingga menimbulkan berbagai masalah seperti ejakulasi dini, impotensi dan lainnya. Nah, untuk para pria yang masih bingung gimana cara merawat kesehatan organ reproduksi dengan baik, simak beberapa tips berikut ini :

Membersihkan secara rutin

Cuci alat kelamin Anda secara rutin, yaitu membilasnya dengan air bersih setiap kali melakukan buang air baik buang air kecil maupun buang air besar. Untuk laki-laki yang belum atau tidak disunat wajib membersihkan bagian dalam kulup  yaitu kepala penis dalam sampai bersih agar terhindar dari kanker.

Memakai celana dalam yang bersih dan higienis

Ganti celana dalam paling tidak 2 kali dalam sehari jika si penggunanya mudah berkeringat, untuk menghindari tumbuhnya kuman dan bakteri. Celana dalam yang tidak higienis seperti berkeringat, kotor, daki serta lembab, ini akan memudahkan bakteri berkembang biak. Sehingga timbullah berbagai jenis penyakit seperti biang keringat, bau tak sedap dan lain-lain.

Mencukur rambut kelamin secara berkala

Jika rambut pada alat kelamin sudah memanjang sebaiknya harus segera dicukur supaya tetap pendek dan terhindar dari tumbuhnya bakteri. Selain itu, ada juga bakteri baik yang terdapat di area alat kelamin, maka jangan mencukur habis rambut pada alat kelamin Anda.

Menghindari dari ancaman berbahaya

Alat kelamin sangat sensitif terhadap sinar x rontgen, maka usahakan untuk tidak keseringan melakukan rontgen. Lakukan rontgen satu kali saja dalam rentang waktu enam bulan. Hindari juga makanan dan minuman yang dapat merusak organ reproduksi seperti minum minuman beralkohol , rokok, narkoba dan lain sebagainya...

Menjaga dari kelembapan

Bila alat kelamin pria berada dalam lingkup yang panas, maka sperma yang dihasilkan akan turun kualitasnya. Ini bisa menyebabkan sulit terjadinya pembuahan oleh sel telur sang istri. Oleh karena itu, hindari penggunaan pakaian ketat berbahan panas dan kurang ventilasi udara. Serta jauhi juga kebiasaan buruk seperti memangku laptop di atas paha karena dapat meningkatkan suhu pada alat kelamin Anda.