Minggu, 04 September 2016

Jenis Makanan Yang Mempercepat Penyembuhan Luka Khitan





Setiap orang yang baru selesai khitan pasti selalu mengharapkan lukanya cepat sembuh. Lama tidaknya luka tersebut sembuh tergantung pada tiap individu yang mendapatkan luka tersebut. Dalam kondisi normal, luka pasca khitan ini bisa sembuh dalam waktu satu sampai dengan dua minggu. Hal itu bisa lebih lama jika individu memiliki penyakit lain seperti gula, atau kencing manis dan penyakit yang lain. Meskipun begitu mereka tetap membutuhkan perawatan yang tidak boleh sembarangan jika ingin cepat sembuh
Untuk membantu proses penyembuhan luka khitan, maka ada beberapa makanan yang perlu dikonsumsi. Berikut ini adalah daftar makanan yang baik untuk dikonsumsi saat anda dalam masa penyembuhan luka khitan
1. Protein
Selama masa proses penyembuhan setelah khitan tubuh membutuhkan asam amino untuk memperbaiki dan membentuk jaringan di dalam tubuh. Protein adalah sumber nutrisi yang kaya akan asam amino. Selain itu protein juga bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit yang bisa membantu memperlambat penyembuhan. Salah satu contoh makanan yang tinggi protein dan baik untuk dikonsumsi selama masa penyembuhan karena luka khitan adalah ikan gabus.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa dari 100 gram ikan gabus terkandung gizi berupa kalori 69 kalori, protein 25.2 gr, lemak 1.7 gr, phospor 76 mg, kalsium 62 mg, besi 0.9 mg, vitamin A 150 mg, vitamin B 0.04 mg dan air sebesar 69 gr. Dengan tingginya kandungan gizi pada ikan gabus, maka tidak mengherankan bila ikan gabus sangat baik dikonsumsi sebagai salah satu menu sehari-hari.
selain ikan gabus, sumber asam amino juga bisa di dapat dari mengonsumsi telur ayam. Makanan sumber asam amino lainnya adalah daging tanpa lemak, produk susu rendah lemak dan kacang panjang.
2. Vitamin C
Bila dibanding jenis vitamin lainnya, maka vitamin C adalah yang paling sering dikonsumsi. Hal ini karena vitamin C merupakan antioksidan yang sangat baik bagi tubuh untuk mencegah penyakit. Selain itu vitamin C juga membantu melindungi sel dari radikal bebas serta penting untuk penyembuhan luka. Adapun contoh sumber nutrisi kaya vitamin C misalnya adalah paprika merah, jeruk, lemon, manga, papaya, sayuran hijau, berries, kiwi, brokoli, tomat, ubi-ubian dan kentang panggang.
3. Zat besi
Zat besi mempunyai penting dalam pembentukan hemoglobin. Hemoglobin adalah senyawa dalam sel darah merah yang mempunyai fungsi untuk membawa oksigen ke jaringan. Oksigen ini penting dalam metabolisme sel dan proses penyembuhan setelah khitan. Adapun contoh makanan sumber zat besi yaitu kerang, hati dan bisa juga daging merah.
4. Whole grain
Karbohidrat mengandung glukosa yang penting sebagai sumber energi. Karbohidrat kompleks seperti whole grains, kaya nutrisi yang bisa membantu menjaga sistem imun tubuh, selain itu juga mengandung serat yang berperan mencegah dan mengatasi sembelit saat penyembuhan setelah operasi. Adapun makanan sumber whole grains diantaranya adalah roti gandum, nasi merah, sup barley dan oatmeal
Info dan Pendaftaran
Rumah Khitan Modern Pangkalan Bun
Alamat : Jalan Ahmad Yani Km 40. Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalteng
Dody Ari Wibowo 
WA 081255454988
Email : rumahkhitanmodern@gmail.com
Website : www.rumahkhitanmodern.blogspot.com

Kamis, 01 September 2016

Penyulit Pada Khitan dan Penanganannya



Pendarahan Paska Khitan.
Adalah penyulit yang terjadi saat operasi khitan atau sirkumsisi berlangsung, atau beberapa saat setelahnya. Dibawah ini adalah beberapa penyulit dini sirkumsisi yang dapat  terjadi
Pendarahan ini dapat terjadi beberapa saat setelah operasi selesai atau anak sudah berada dirumah atau beberapa jam kemudian. Hal ini diakibatkan oleh ikatan/ ligasi yang lepas, akibat kurang sempurnanya ikatan atau anak hiperaktiv. Dapat pula diakibatkan ketidaktelitian operator dalam mencari dan menghentikan pendarahan.
Pendarahan banyak terjadi pada anastesi local yang mengandung adrenalin pada khitan metode konfensional, karena pada saat efek vasokonstriktor bekerja pembuluh darah kecil berkontraksi sehingga tidak tampak adanya pendarahan, namun setelah efeknya habis akan muncul pendarahan. Faktor anemi dan gizi buruk juga ikut andil dalam kasus ini. Hal ini dapat diminimalisir jika dilakukan dengan metode Flashcutter yang bekerja 2 fungsi dalam sekali tindakan, artinya Flashcutter atau laser atau sejenisnya disamping melakukan pemotongan juga memberi efek pembuntuan pembuluh darah terpotong sehingga sudah pasti resiko pendarahan lebih kecil.
Jika terjadi pendarahan cukup besar, tindakan yang paling aman adalah jahitan dibuka kembali dan dicari sumber pendarahannya, kemudian diligasi setelah dianastesi ulang terlebih dahulu. Namun jika pendarahan hanya merembes artinya tidak deras, dapat dikompres dengan kasa yang telah dibasahi adrenalin. Dapat dipertimbangkan juga pemberian karbozokrom salisilat (adona, adrome).

Oedema
Biasanya odem saat khitan diakibatkan cairan anestesi yang tidak terserap, cairan ini terkumpil didalam jaringan ikat mukosa dan sub mukosa. Ini dapat mempersulit saat penjahitan luka. Jika odem dirasa sangat mengganggu sabaiknya dibuang atau dikurangi. Meskipun jika kita abaikan pada ahirnya cairan tersebut secara fisiologis akan terserap (di-absorbsi) dengan sendirinya, namun membutuhkan waktu absorbsi yang berfariasi sampai mencapai 24 jam.


Hematom pada khitan.
Pecahnya pembuluh darah akibat penusukan jarum suntik saat anestesi dapat menimbulkan hematom dimana bocoran darah tersebut mengumpul dan membentuk benjolan yang besarnya bergantung dari banyaknya darah yang keluar dari pembuluh darah. Pada pembuluh darah kecil biasanya hematom tidak membesar karena platelat plug sudah cukup untuk menghentikannya. Maka hendaknya kita evaluasi hamatum untuk beberapa saat, apakah terus membesar atau tidak. Jika terus membesar kita harus berusaha mencari pembuluh darah yang pecah untuk segera menanganinya dengan benang ( diikat)  atau metode flashcutter dan yang lainnya. Sedangkan bekuan darah yang terkumpul tadi segera kita bersihkan atau kita buang. Namun tindakan diatas dapat diabaikan jika hematom tidak membesar.

Selasa, 30 Agustus 2016

Apa Itu Fimosis?





Mungkin sebagian besar dari kita masih asing dengan istilah Fimosis ini. Tetapi jika kita membaca keterangan mengenai fimosis tersebut maka kita akan sangat paham dan mengerti bahkan mungkin pernah memiliki anggota keluarga yang mengalaminya. Berikut adalah penjelasan singkat yang akan membantu Anda untuk memperoleh informasi seputar fimosis.
Apa itu Fimosis?
Fimosis adalah kondisi ujung preputium (kulit luar penis) menyempit, sehingga terdapat sisa air kencing yang tertimbun dibagian preputium. Bila kondisi ini dibiarkan pasien bisa mengalami peradangan selain itu anak menjadi sering sakit - sakitan. Secara umum kita dapat mengartikan fimosis sebagai perlekatan kulit khatan yang melingkupi kepala penis sehingga kulit tersebut tidak dapat membuka agar seluruh bagian penis bisa keluar atau terbuka. Umumnya fimosis terjadi pada anak-anak dan akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan pertambahnya usia mereka. Tetapi bisa juga terjadi pada pria dewasa, terutama mereka yang tidak disunat. Pada kasus tertentu, hanya bagian lubang kencing yang bisa terbuka, hal ini tidak terlalu menjadi masalah apabila tidak disertai dengan peradangan maupun kesulitan pada waktu buang air kecil. Pada umumnya fimosis merupakan bawaan sejak lahir, tetapi bisa juga terjadi karena infeksi. Oleh karena itu peran tenaga medis dalam mendiagnosa apakah seseorang mengidap phimosis atau tidak tetap dibutuhkan.
Apa saja gejala-gejala fimosis?
Fimosis terjadi karena banyak kotoran yang mengendap di dalam kulup. Bila tidak dibuang, kotoran tersebut bisa menyebabkan bau tak sedap, bahkan infeksi. Kotoran itu antara lain berasal dari sisa urine yang tidak tuntas keluar. Gejala umum yang mungkin timbul pada mereka yang mengalami fimosis adalah kulit khatan berwarna kemerahan, bengkak dan empuk . Dokter biasanya melakukan diagnosa dengan memeriksa bagian tersebut secara teliti.
suatu keadaan dimana ujung prefusium (kulit luar penis) mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik ke arah proximal (bawah) melewati glans (kepala penis) yang biasanya dapat mengkibatkan obstruksi air seni. Bila hal ini dibiarkan terus tanpa ada penanganan lebih lanjut akan mengakibatkan peradangan pada penis, ditambah klien yang mengalami fimosis ini akan menderita, karena akan mengalami nyeri bila sdang BAK.
Biasanya yang mengalami fimosis adalah anak-anak kecil, karena biasanya juga bila seriring waktu menjadi dewasa dengan sendirinya preputium yang menyempit dengan sendirinya akan melonggar, tapi pada beberapa kasus fimosis masih tetap berlangsung sampai dewasa.
Info dan Pendaftaran
Rumah Khitan Modern Pangkalan Bun
Alamat : Jalan Ahmad Yani Km 40. Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalteng
Dody Ari Wibowo 
WA 081255454988
Email : rumahkhitanmodern@gmail.com
Website : www.rumahkhitanmodern.blogspot.com

Jumat, 26 Agustus 2016

Khitan Untuk Perempuan, Boleh atau Tidak Menurut Islam, Medis ??





Sunat pada perempuan sejak lama telah menjadi kontroversi. Masalah khitan terhadap perempuan terus menuai perdebatan dan pertanyaan. Tak sedikit keluarga  Muslim di Tanah Air merasa bingung ketika memiliki bayi perempuan. Sebab, kini petugas kesehatan yang menangani kelahiran bayi telah dilarang untuk mengkhitan bayi perempuan.  Jika sunat perempuan mengacu pada female genital mutilation (FGM), maka Majelis Umum PBB telah melarang praktik ini. Nah, di Indonesia bagaimana praktik sunat perempuan dilakukan?

Sejak terbitnya Surat Edaran (SE) Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat Depkes RI Nomor HK  00.07.1.31047 a, tertanggal 20 April 2006, tentang Larangan Medikalisasi Sunat Perempuan bagi  Petugas Kesehatan hampir sebagian besar bayi perempuan tak lagi dikhitan. Menurut surat edaran itu, sunat perempuan tidak bermanfaat bagi kesehatan, justru merugikan dan menyakitkan.
Lalu bagaimana menurut agama Islam? Munculnya larangan khitan terhadap perempuan yang diberlakukan Depkes itu telah mengundang perhatian para ulama di Tanah Air.  Pada 2008, Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara khusus mengkaji masalah itu. Wadah musyawarah para ulama zu'ama dan cendekiawan Muslim itu akhirnya menetapkan fatwa tentang hukum pelarangan khitan terhadap perempuan.
''Khitan, baik bagi laki-laki maupun perempuan, termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam,'' ungkap Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Anwar Ibrahim dalam fatwa bernomor 9A Tahun 2008 itu.  Sedangkan khitan terhadap perempuan adalah  makrumah, pelaksanaannya sebagai salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan.
Fatwa ulama itu menegaskan, pelarangan khitan terhadap perempuan bertentangan dengan ketentuan syari'ah. Alasannya, khitan baik bagi laki-laki maupun perempuan termasuk aturan dan syiar Islam.  Tentang adanya kekhawatiran khitan perempuan akan membahayakan perempuan dan bayi perempuan serta kesehatan reproduksi mereka dijawab ulama dengan anjuran batas dan tata cara mengkhitan.
''Khitan perempuan dilakukan cukup dengan menghilangkan selaput (jaldah/colum/praeputium) yang menutupi klitoris,'' papar KH Anwar Ibrahim. Dalam fatwa itu, para ulama menegaskan, khitan perempuan tak boleh dilakukan secara berlebihan, seperti memotong atau melukai klitoris (insisi dan eksisi) yang bisa mengakibatkan dharar (bahaya).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut sunat perempuan bersifat makrumah (ibadah yang dianjurkan). Tata cara pelaksanaan khitan perempuan menurut ajaran Islam adalah cukup dengan menghilangkan selaput yang menutupi klitoris.
"Digores sedikit saja. Tidak boleh berlebihan apalagi sampai dipotong. Dalam ajaran agama juga tidak boleh melakukan yang berlebihan," papar Wakil Ketua Umum MUI.
Jika digores tentunya akan meninggalkan bekas luka. Bukankah hal itu nantinya akan menyebabkan sakit pada anak? Adakah bahaya yang dirasakan ketika perempuan sudah dewasa?
Menanggapi hal ini, Sementara itu DR. dr. Nur Rasyid, SpU(K),  mengatakan selama ini praktik sunat perempuan yang dikenalnya adalah penyayatan penutup klitoris semata. Jangan dibayangkan penyayatan ini akan membuat organ genital anak perempuan jadi berdarah-darah. Sebab hanya dengan menggunakan jarum saja, lapisan penutup klitoris sudah bisa dirobek.
"Itu merupakan puncak atas dari vagina, jadi kulitnya disayat supaya klitorisnya semakin terekspos jadi justru wanita bisa menikmati rangsangan lebih baik. Tidak ada yang dibuang dari sunat wanita itu," terang dr Nur Rasyid 

Info dan Pendaftaran
Rumah Khitan Modern Pangkalan Bun
Alamat : Jalan Ahmad Yani Km 40. Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalteng
Dody Ari Wibowo 
WA 081255454988
Email : rumahkhitanmodern@gmail.com
Website : www.rumahkhitanmodern.blogspot.com